Home HUMAS Kampung Matematika Laladon Pikat Insan Pendidik Malaysia

Kampung Matematika Laladon Pikat Insan Pendidik Malaysia

190
0
SHARE
Kampung Matematika Laladon Pikat Insan Pendidik Malaysia

Bogor, Jawa Barat – Sebanyak 21 guru dari Negeri Jiran Malaysia menyambangi Kampung Matematika Laladon, Bogor, Jawa Barat. Para pendidik yang tergabung dalam organisasi Majlis Guru Cemerlang Negeri Kedah & MIPA datang dalam rangka Knowledge Transfer Programme bersama Klinik Pendidikan MIPA (KPM).

Dalam lawatannya, para guru tersebut menyelami berbagai program Klinik Pendidikan MIPA (KPM), di antaranya: proses pembinaan di KPM dengan bayaran seikhlasnya, strategi membina siswa/siswi pada olimpiade MIPA tingkat nasional dan internasional, dan mereka juga antusias menyimak paparan tentang penguatan karakter melalui  motivasi suprarasional. Selain itu, peserta diajak berkeliling kegiatan wisata kampung matematika Laladon.

Foto: Ridwan Hasan Saputra berbagi ilmu pengetahuan terkait program dan filosofi KPM/Dok. KPM

Kedatangan guru-guru tersebut membuat suasana Kampung Matematika nampak berbeda dari biasanya. Tawa, canda, dan diskusi dengan anak-anak Kampung Matematika mewarnai kunjungan pada hari Jumat (27/09/2019). Mereka tampak antusias kala singgah di spot unik dan beragam tantangan yang disajikan tim fasilitator.

Head of Human Management & Development Sector, Kedah State Education Department, Ministry of education Malaysia, TN. HJ Marzuki Bin Haji. Daud mengaku merasa kagum dengan kehadiran Kampung Matematika. “Kami pun telah melihat perkampungan matematik ini digerakan oleh seorang tokoh masyarakat tanpa campur tangan kerajaan (red-pemerintah) yang sukses menginspirasi dan dapat membantu masyarakat dalam bidang pendidikan.Saya rasa perkara ini boleh saya bawa balik (red-diadopsi) ke Malaysia untuk di amalkan,” ungkapnya dalam Bahasa Melayu.

Foto: TN. HJ Marzuki Bin Haji Daud (kiri), Ridwan Hasan Saputra (Tengah), TN. HJ Mohd Hafiz Bin Mohd Salleh (kanan)/Dok. KPM

Disamping itu, Marzuki mengapresiasi  dukungan warga di Kampung Matematika. dimana warga sekitar dan masyarakatnya peduli terhadap bidang pendidikan. Hal tersebut terlihat dari rumah-rumah  warga yang dijadikan tempat belajar dan bersedia dengan ikhlas dinding rumahnya di gambar lukisan tentang matematika. “Saya pun semakin bangga dengan hadirnya berbagai permainan yang dapat menggugah kekompakan dan karakter siswa. cara ini amat baik untuk memupuk nilai rohani dari dalam diri anak-anak,” tambahnya.

Foto: Guru-guru Malaysia Berkunjung ke Kampung Matematika/Dok. KPM

Sementara itu, Presiden Direktur KPM, Ridwan Hasan Saputra (RHS), mengaku bangga mendapat apresiasi dari Kementerian Pendidikan Malaysia beserta insan pendidiknya. “Saya sebagai warga negara Indonesia bangga karena pemerintah Malaysia mengirimkan guru-guru terbaiknya untuk belajar ke Kampung Matematika, Kantor Klinik Pendidikan MIPA, dan mempelajari kelas berbakat dengan bayaran seikhlasnya yang dibuat oleh KPM. Setelah kunjungan ini, program KPM dan Kampung Matematika akan diadopsi di Malaysia dengan dukungan pemerintah Malaysia,” terang RHS.

RHS berharap program Klinik Pendidikan MIPA dan Kampung Matematika ini segera disambut baik dan dimanfaatkan juga oleh masyarakat dan pemerintah Indonesia. “Jangan sampai nanti Malaysia yang maju lebih berkembang dalam bidang matematikanya, padahal ilmunya didapatkan dari Bogor. Sementara orang Indonesia sendiri masih tertinggal,” tegas RHS.

Tulisan ini pernah ditayangkan di www.bogorplus.com